Mengucapkan “Allahu Akbar” Ketika Bangun Dari Ruku, Bukan “Sami’allahu Li Man Hamidah”

1 menit baca
Mengucapkan “Allahu Akbar” Ketika Bangun Dari Ruku, Bukan “Sami’allahu Li Man Hamidah”
Mengucapkan “Allahu Akbar” Ketika Bangun Dari Ruku, Bukan “Sami’allahu Li Man Hamidah”

Pertanyaan

Saya sering lupa ketika shalat dan terkadang saya bukan mengucapkan “sami’allahu li man hamidah” tetapi mengucapkan “Allahu Akbar” ketika bangun dari ruku. Apakah saya wajib melakukan sujud sahwi di akhir shalat?

Jawaban

Apabila Anda mengucap “Allahu Akbar” bukan “sami’allahu li man hamidah” karena lupa, maka Anda wajib melakukan sujud sahwi. Ini wajib dilaksanakan baik dalam posisi Anda sebagai imam, sedang shalat sendirian, maupun masbuk satu rakaat atau lebih, lantaran Anda meninggalkan salah satu dari kewajiban shalat karena kelalaian. Adapun jika Anda adalah seorang makmum sejak awal shalat, maka Anda tidak wajib melakukan sujud sahwi, karena kelalaian tersebut telah terwakili oleh bacaan imam.

Wabillahittaufiq, wa Shallallahu ‘ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.

Salah satu lajnah ilmiah terkemuka di era sekarang ini, terdiri dari elit ulama senior di Arab Saudi, memiliki kredibilitas tinggi di bidang ilmiah dan keislaman.

Rujukan : Fatwa Nomor 20052

Lainnya

  • Uang tersebut harus dikembalikan kepada ahli warisnya; sebab ibu anda meninggal sebelum uang itu dikembalikan kepadanya, sehingga sebelum kematiannya...
  • Persentase yang diambil bank dari dana pinjaman tersebut termasuk riba; karena hakekatnya adalah mengembalikan uang dengan tambahan yang jelas....
  • Zakat tidak wajib dikeluarkan melainkan jika genap haul (setahun). Dengan kematian ayah kalian, maka hartanya berpindah ke ahli waris....
  • Teks al-Quran sudah mengharamkan darah sehingga tidak boleh diminum sebagai obat, berdasarkan sabda Nabi Muhammad shallallahu `alaihi wa sallam,...
  • Perempuan tersebut telah mengucapkan nazar makruh dan wajib membayar kafarat (denda) sumpah untuk melepaskan diri dari nazarnya. Kafaratnya adalah...
  • Pertama, doa dengan lafal “shallallahu `alaihi wa sallam (semoga Allah melimpahkan salawat dan salam kepadanya)” tidak hanya berlaku khusus...

Kirim Pertanyaan