Berdakwah kepada Allah Dengan Hikmah Dan Nasihat Yang Baik

1 menit baca
Berdakwah kepada Allah Dengan Hikmah Dan Nasihat Yang Baik
Berdakwah kepada Allah Dengan Hikmah Dan Nasihat Yang Baik

Pertanyaan

Semua orang di kampung kami telah memeluk agama Islam, namun di rumah sebagian penduduk terdapat beberapa berhala. Kami telah berusaha agar mereka meninggalkan berhala-berhala tersebut, namun mereka tidak mau mengikuti.

Lantas kami memasuki setiap rumah untuk menghancurkan berhala-berhala yang ada, maka terjadilah pertikaian dan salah seorang dari kami meninggal dunia. Apakah ini termasuk jihad dan yang meninggal dianggap syahid?

Jawaban

Anda hendaknya berdakwah kepada Allah dengan hikmah (bijak), nasihat yang baik, dan perdebatan yang lebih baik, sebagaimana dalam firman-Nya Ta’ala

ادْعُ إِلَى سَبِيلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ

“Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik” (QS. An-Nahl : 125)

Hindarilah cara kekerasan, kekejaman, dan kasar terhadap orang yang didakwahi. Sesungguhnya hal demikian membuat orang lari dari dakwah.

Di antara cara tersebut adalah menghancurkan berhala tanpa didukung dengan kekuasaan, karena menghancurkan berhala dengan kekuatan hanya dilakukan oleh orang yang memiliki kekuasaan, guna mencegah konflik dan menghindari kekacauan.

Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.

Salah satu lajnah ilmiah terkemuka di era sekarang ini, terdiri dari elit ulama senior di Arab Saudi, memiliki kredibilitas tinggi di bidang ilmiah dan keislaman.

Rujukan : Fatwa Nomor 17743 | Link

Lainnya

Kirim Pertanyaan