Zakat Dana Yang Dikumpulkan Untuk Membayar Denda Anggota Suku

1 menit baca
Zakat Dana Yang Dikumpulkan Untuk Membayar Denda Anggota Suku
Zakat Dana Yang Dikumpulkan Untuk Membayar Denda Anggota Suku

Pertanyaan

Salah satu suku menggalang sejumlah dana. Dana tersebut mereka khususkan untuk membayar denda yang dikenakan kepada anggota suku. Dana itu mereka pergunakan untuk bisnis.

Keuntungan yang diperoleh dimasukkan sebagai tambahan dana denda tersebut. Apakah dana ini wajib dizakati ataukah tidak? Jika tidak digunakan untuk bisnis, apakah wajib dizakati atau tidak? Apakah suku ini boleh mengalokasikan zakat uang emas dan perak mereka untuk kepentingan ini?

Jawaban

Jika faktanya sebagaimana disebutkan, maka dana tersebut tidak dikenakan kewajiban zakat karena dihukumi sebagai harta wakaf, baik harta tersebut disimpan saja maupun diputar untuk berbisnis.

Tidak dibolehkan membayar zakat untuk kepentingan (pembayaran denda) tersebut, karena kepentingan ini bukan khusus untuk kaum fakir dan golongan-golongan lainnya yang berhak menerima zakat.

Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.

Salah satu lajnah ilmiah terkemuka di era sekarang ini, terdiri dari elit ulama senior di Arab Saudi, memiliki kredibilitas tinggi di bidang ilmiah dan keislaman.

Rujukan : Fatwa Nomor 4453

Lainnya

  • Apabila wakil tersebut menyerahkan uang Dinar Aljazair kepada anda sebelum dia pergi ke Perancis sebagai pinjaman, kemudian setelah dia...
  • Anda tidak masalah memberikan hadiah beberapa kaset Islami yang bermanfaat dan tidak mengandung hal-hal yang dilarang syariat kepada wanita...
  • Anda tidak boleh memberikan zakat Anda kepada anak ayah Anda dan istrinya yang menjadi tanggungannya karena ini sama dengan...
  • Piutang yang ada pada orang kaya dan diperkirakan bisa diperolehnya saat diminta, maka dalam hal ini wajib dikeluarkan zakatnya...
  • Perlombaan tersebut termasuk taruhan haram yang masuk kategori judi. Allah Subhanahu wa Ta`ala berfirman, يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّمَا...
  • Kewajiban-kewajiban agama tidak gugur dari seorang muslim selama akalnya masih berfungsi, sesuai firman Allah Ta`ala, فَاتَّقُوا اللَّهَ مَا اسْتَطَعْتُمْ...

Kirim Pertanyaan