Seseorang Hendak Shalat Isya Secara Qasar Dan Ia Ingin Bermakmum Kepada Orang Yang Sedang Shalat Magrib

1 menit baca
Seseorang Hendak Shalat Isya Secara Qasar Dan Ia Ingin Bermakmum Kepada Orang Yang Sedang Shalat Magrib
Seseorang Hendak Shalat Isya Secara Qasar Dan Ia Ingin Bermakmum Kepada Orang Yang Sedang Shalat Magrib

Pertanyaan

Jika saya bepergian dan ingin melaksanakan shalat Isya secara qasar, lalu saya mendapatkan jamaah yang sedang melaksanakan shalat Magrib, apakah saya langsung ikut shalat bersama mereka sejak rakaat pertama, kemudian setelah tasyahud awal, jika imam berdiri untuk melanjutkan rakaat ketiga, saya salam (tidak mengikuti imam lagi), atau saya menunggu hingga imam salam, sehingga saya ikut salam besamanya.

Atau apakah saya membiarkan mereka melaksanakan rakaat pertama, kemudian saya ikut shalat bersama mereka pada rakaat kedua dan ketiga sehingga saya ikut salam bersama mereka. Mana di antara keduanya yang benar?

Jawaban

Hal yang disyariatkan untuk Anda adalah, Anda melaksanakan shalat Isya sendiri dua rakaat, jika Anda seorang musafir. Adapun jika Anda muqim (menetap), maka Anda ikut shalat Magrib bersama mereka dengan niat shalat Isya. Setelah imam salam, Anda menyermpurnakan shalat – Isya- Anda (satu rakaat lagi).

Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `Ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.

Salah satu lajnah ilmiah terkemuka di era sekarang ini, terdiri dari elit ulama senior di Arab Saudi, memiliki kredibilitas tinggi di bidang ilmiah dan keislaman.

Rujukan : Fatwa Nomor 20770

Lainnya

  • Meminum bir, jus apel atau anggur yang, menurut sebagian orang, beraroma khamar tidak boleh jika minuman tersebut memabukkan atau...
  • Niat yang terbersit dalam hati Anda untuk membatalkan manasik haji tidak berpengaruh pada haji Anda, karena Anda telah kembali...
  • Makanan yang masih layak dikonsumsi tidak boleh dibuang ke tempat sampah. Makanan-makanan tersebut seharusnya disimpan untuk dimanfaatkan, paling tidak...
  • Hal itu tidak diperbolehkan, berdasarkan firman Allah Ta’ala, وَاحْفَظُوا أَيْمَانَكُمْ “Dan jagalah sumpahmu.” (QS. Al-Maaidah: 89) Dan sabda Nabi...
  • Ada kelonggaran tentang waktu memberikan nama anak, boleh menamainya pada hari kelahiran atau pada hari ketujuh. Beberapa hadits menjadi...
  • Dalam berbakti, ibu lebih didahulukan daripada ayah, berdasarkan sabda Nabi Shallallahu `Alaihi wa Sallam ketika ditanya, من أحق الناس...

Kirim Pertanyaan