Membaca Al-Qur’an Secara “Hadr” (Cepat)

1 menit baca
Membaca Al-Qur’an Secara “Hadr” (Cepat)
Membaca Al-Qur’an Secara “Hadr” (Cepat)

Pertanyaan

Apa pendapat Anda tentang membaca Al-Qur’an secara “Hadr” (cepat) yang berkembang di Saudi dan membaca Al-Qur’an secara “Tilawah” (perlahan) yang berkembang di Mesir dengan memanjangkan bacaan?

Jawaban

Al-Qur’an harus dibaca secara “Tartil” dan benar. Selain itu, disunahkan untuk membacanya dengan suara bagus. Membaca Al-Qur’an secara “Hadr” itu dianggap sebagai cara yang benar.

Namun, membaca Al-Qur’an secara “Tamtith” (panjang berlebihan) dan “Talhin” (irama berlebihan) hukumnya tidak boleh karena membaca semacam itu lebih mirip dengan nyanyian sedangkan Al-Qur’an harus dijaga dan diagungkan dari bacaan seperti itu.

Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `Ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.

Salah satu lajnah ilmiah terkemuka di era sekarang ini, terdiri dari elit ulama senior di Arab Saudi, memiliki kredibilitas tinggi di bidang ilmiah dan keislaman.

Rujukan : Fatwa Nomor 16021

Lainnya

Kirim Pertanyaan