Petunjuk Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wa Sallam Tentang Bacaan Yang Diucapkan Pada Waktu Duduk Di Antara Dua Sujud

1 menit baca
Petunjuk Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wa Sallam Tentang Bacaan Yang Diucapkan Pada Waktu Duduk Di Antara Dua Sujud
Petunjuk Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wa Sallam Tentang Bacaan Yang Diucapkan Pada Waktu Duduk Di Antara Dua Sujud

Pertanyaan

Dalam sebuah hadis dinyatakan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memanjangkan durasi shalat tahajudnya, termasuk duduk antara dua sujud. Dan pada waktu duduk tersebut seorang Muslim disunatkan untuk mengucapkan, (Allahumma ighfir lii wa-rhamnii… hingga akhir doa).

Jika seorang Muslim memanjangkan durasi duduk antara dua sujud, maka apa yang bisa ia baca selain dari doa tersebut? Apakah ia harus mengulangi doa itu agar durasi waktu duduknya sama panjang dengan durasi waktu sujud, sebagaimana yang disebutkan dalam hadis Hudzaifah
dan hadis Ibnu Mas`ud, tentang keikutsertaan mereka dalam shalat Tahajud bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam?

Jawaban

Petunjuk Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam hal ini adalah,

كان يقول في الجلسة بين السجدتين: رب اغفر لي وارحمني وعافني واهدني وارزقني

“Beliau berdoa dalam duduk di antara dua sujud, “Rabbi-ghfir-lii, wa-rhamnii, wa `aafinii, wa-hdinii, wa-rzuqnii” – Ya Allah, ampunilah aku, sayangilah aku, berilah aku keselamatan, serta berilah aku petunjuk dan rejeki.”

Dan seorang Muslim boleh mengulang-ulang bacaan doa tersebut tiga kali ataupun ditambah dengan doa-doa yang disyariatkan.

Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.

Salah satu lajnah ilmiah terkemuka di era sekarang ini, terdiri dari elit ulama senior di Arab Saudi, memiliki kredibilitas tinggi di bidang ilmiah dan keislaman.

Rujukan : Fatwa Nomor 20683

Lainnya

  • Sifat kehendak Allah Ta’ala adalah sifat sebenarnya, jenisnya lama tetapi selalu baru. Kewajiban terhadap ayat-ayat al-Quran yang berkaitan dengan...
  • Pada dasarnya tubuh orang telah meninggal di bumi sedangkan ruhnya di tempat kediamannya, dalam kenikmatan atau siksa, dan ruh...
  • Mengharapkan kematian tidak dibolehkan, kecuali ada kekhawatiran terjadi fitnah dalam agamanya. Nabi Muhammad shallallahu `alaihi wa sallam bersabda, لا...
  • Orang yang melakukan syirik besar, seperti berdoa dan meminta pertolongan kepada orang yang sudah mati, tetapi kemudian dia bertaubat...
  • Ketentuan pahala atas amal yang dilakukan seorang hamba adalah hak prerogatif Allah Azza wa Jalla. Jika seorang hamba menginginkan...
  • Kebiasaan orang shalat mengatakan kepada orang yang di sampingnya ” Semoga Allah menerima (shalat)” tidaklah disyariatkan, tetapi ini adalah...

Kirim Pertanyaan