Menghentikan Thawaf

1 menit baca
Menghentikan Thawaf
Menghentikan Thawaf

Pertanyaan

Seseorang melakukan tawaf di Ka’bah dan telah sampai pada putaran kelima. Namun, sebelum sempurna putaran kelima itu, iqamah salat sudah dikumandangkan. Lalu, dia salat dan melanjutkan tawafnya.

Apakah putaran kelima itu dihitung dan dia memulai lagi dari tempatnya menghentikan tawaf untuk salat tadi? Ataukah putaran kelima itu tidak dihitung dan dia memulai lagi dari Hajar Aswad?

Jawaban

Pendapat yang benar, dalam kondisi itu, putaran thawafnya tetap dihitung. Bahkan dia meneruskan thawafnya dari tempat dia berhenti karena hendak shalat berjamaah.

Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.

Salah satu lajnah ilmiah terkemuka di era sekarang ini, terdiri dari elit ulama senior di Arab Saudi, memiliki kredibilitas tinggi di bidang ilmiah dan keislaman.

Rujukan : Fatwa Nomor 7306

Lainnya

  • Jika buih-buih yang bercampur dengan air pemadam kebakaran tersebut terbuat dari bahan najis dan mengubah air, maka air tersebut...
  • Apabila menutup semua aurat yang wajib ditutup, yaitu antara pusar dan lutut untuk laki-laki, dan lebar serta tidak menampakkan...
  • Jika kondisinya seperti yang telah dijelaskan, maka hajinya sah. Namun, jika Anda melakukan hubungan intim dengannya sebelum dia thawaf...
  • Perabotan rumah yang biasa (tidak berlebihan) hukumnya tidak haram. Bahkan, yang terbaik adalah bersikap biasa (tidak berlebihan) dalam semua...
  • Emas tidaklah haram bagi perempuan. Hal ini berdasarkan hadis yang diriwayatkan Abu Musa al-Asy`ari radhiyallahu ‘anhu (semoga Allah meridainya)...
  • Pakaian (hijab) wanita tidak cukup hanya baju dan gaun, tapi harus juga menutupi wajah hingga tidak kelihatan laki-laki yang...

Kirim Pertanyaan