Jawaban Ulama:
Mahar dan perhiasan yang ditinggalkan oleh almarhum dianggap sebagai harta peninggalan (warisan). Hal pertama yang harus dilakukan adalah melunasi utangnya jika ada, kemudian menunaikan wasiatnya jika dia meninggalkan wasiat untuk menyumbangkan sepertiga hartanya atau kurang dari itu kepada selain ahli waris.
Baru sisanya dibagikan kepada ahli waris. Harta peninggalan almarhum tidak boleh digunakan pada selain hal-hal yang disebutkan, kecuali jika ahli waris yang sudah dewasa mengizinkannya untuk disumbangkan pada amal saleh.
Wabillahittaufiq, wa Shallallahu ‘ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.