Waktu-waktu Terlarang Untuk Melakukan Shalat Sunnah

1 menit baca
Waktu-waktu Terlarang Untuk Melakukan Shalat Sunnah
Waktu-waktu Terlarang Untuk Melakukan Shalat Sunnah

Pertanyaan

Kapankah waktu-waktu terlarang untuk melakukan shalat sunnah?

Jawaban

Waktu-waktu terlarang untuk melakukan shalat sunnah adalah:

(1) mulai dari terbit fajar hingga posisi matahari mulai meninggi,
(2) mulai saat posisi matahari berada di tengah-tengah langit hingga bergeser, dan
(3) mulai dari selesai melaksanakan shalat asar hingga matahari terbenam.

Menurut pendapat yang terkuat di kalangan ulama, pada waktu-waktu terlarang ini tetap diperbolehkan untuk melaksanakan shalat-shalat yang ada penyebabnya, seperti shalat gerhana, shalat dua rakaat setelah melakukan tawaf, dan shalat tahiyyatul masjid.

Wabillahittaufiq, wa Shallallahu ‘ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.

Salah satu lajnah ilmiah terkemuka di era sekarang ini, terdiri dari elit ulama senior di Arab Saudi, memiliki kredibilitas tinggi di bidang ilmiah dan keislaman.

Rujukan : Fatwa Nomor 16652

Lainnya

  • Disunnahkan shalat dua rakaat diantara adzan dan iqamah, berdasarkan hadits بين كل أذانين صلاة، ثم قال في الثالثة: لمن...
  • Mengakhirkan iqamah agar orang-orang dapat mendatangi dan siap untuk melaksanakan shalat, hukumnya boleh. Orang yang ingin pergi ke masjid,...
  • Bentuk pujian kepada Allah adalah dengan memperbanyak tasbih, tahlil, tahmid, takbir, doa, dan istighfar. Lalu, dengan mensifati Allah Subhanahu...
  • Orang yang masuk ke dalam masjid, kapan pun, disunahkan untuk melaksanakan shalat sunah tahiyyah masjid karena sesuai dengan makna...
  • Sujud tilawah hukumnya sunnah. Tidak ada keterangan yang menunjukkan bahwa sujud tilawah harus diakhiri dengan salam. Orang yang melakukan...
  • Mengangkat telunjuk saat tasyahud hukumnya sunah. Hikmahnya adalah untuk menunjukkan keesaan Allah. Diperbolehkan menggerakkannya ataupun tidak. Persoalan semacam ini...

Kirim Pertanyaan