Shalat Lansia Yang Pikun

1 menit baca
Shalat Lansia Yang Pikun
Shalat Lansia Yang Pikun

Pertanyaan

Saya mempunyai seorang paman; saudara kandung ayah. Dia sudah sangat tua sekali hingga tidak dapat lagi mengenali orang-orang, tidak tahu empat penjuru alam dan tidak ingat apa-apa yang dia lakukan. Gerak-gerik dan tingkah-lakunya seperti bayi yang baru dilahirkan. Dia tidak mampu menjalankan puasa dan salat lagi.

Saya mengharapkan penjelasan, apakah perlu melakukan sesuatu untuk mengganti puasa yang tidak mampu dia laksanakan, misalnya memberi makan orang miskin atau sedekah dan lain sebagainya? Karena saya sangat ingin terbebas dari tanggung-jawab dan berbuat baik untuknya.

Jawaban

Jika realitanya sebagaimana yang Anda utarakan bahwa paman Anda sudah tidak dapat mengenali orang-orang, tidak tahu empat penjuru alam dan lain sebagainya, dan Anda sangat ingin untuk menunaikan kewajibannya, maka sebenarnya dia sudah tidak lagi dibebani kewajiban melaksanakan shalat, puasa dan memberi makan orang miskin.

Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.

Salah satu lajnah ilmiah terkemuka di era sekarang ini, terdiri dari elit ulama senior di Arab Saudi, memiliki kredibilitas tinggi di bidang ilmiah dan keislaman.

Rujukan : Fatwa Nomor 2797

Lainnya

  • Boleh bepergian pada hari Jumat sebelum adzan terakhir dikumandangkan. Boleh juga bepergian setelah adzan terakhir, bagi orang yang takut...
  • Tidak apa-apa memberikan suntikan kepada orang yang sedang berpuasa jika berupa suntikan non-vitamin dan dibutuhkan untuk pengobatan, namun menunda...
  • Shalat mempunyai jadwal waktu tertentu sehingga pelaksanaannya tidak boleh ditunda atau dimajukan. Menuntut ilmu bukanlah alasan yang membolehkan penundaan...
  • Shalat itu tidak boleh ditunda dari waktunya tanpa ada udzur yang dibolehkan syariat, seperti niat menjamak bagi yang diperbolehkan...
  • Jika seseorang shalat dan memenuhi seluruh rukun, syarat, dan wajibnya, maka shalatnya sah. Jadi, orang tersebut mendapatkan pahala atas...
  • Shalat Magrib sunah dikerjakan pada awal waktunya dan boleh ditunda hingga akhir waktu. Hadis yang menyatakan bahwa Jibril mengimami...

Kirim Pertanyaan