Panjang Bacaan Surat Setelah Membaca Al-Fatihah Ketika Shalat

1 menit baca
Panjang Bacaan Surat Setelah Membaca Al-Fatihah Ketika Shalat
Panjang Bacaan Surat Setelah Membaca Al-Fatihah Ketika Shalat

Pertanyaan

Apakah bacaan setelah al-Fatihah pada rakaat pertama itu pendek atau panjang? Karena ada banyak orang yang membaca surat pendek di rakaat pertama dan membaca surat yang lebih panjang di rakaat kedua

Jawaban

Termasuk perbuatan sunnah orang yang membaca surat pendek di rakaat pertama dan membaca surat yang lebih panjang di rakaat kedua. Ini berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Abu Qatadah radhiyallahu ‘anhu

أن النبي صلى الله عليه وسلم كان يقرأ في الظهر في الأوليين بأم الكتاب وسورتين، وفي الركعتين الأخريين بأم الكتاب ويسمعنا الآية ويطول في الركعة الأولى ما لا يطول في الركعة الثانية، وهكذا في العصر، وهكذا في الصبح

 
“Bahwa Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam ketika shalat Zuhur dalam dua rakaat pertama membaca Ummul Kitab (al-Fatihah) dan dua surat, sedangkan di dua rakaat terakhir membaca Ummul Kitab.
Beliau membaca ayat tersebut hingga kami mendengar bacaan beliau. Beliau memperpanjang bacaan surat pada rakaat pertama, tapi tidak sepanjang bacaan pada rakaat kedua. Hal itu beliau lakukan juga di dalam shalat Ashar, dan shalat Subuh”

(Muttafaq `Alaih) Ini merupakan lafal Bukhari.

Jika seseorang membaca dengan bacaan yang sama panjang dalam kedua rakaat atau membaca bacaan yang agak lebih panjang di rakaat kedua maka tidak apa-apa. Hal ini karena Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam juga terkadang melakukannya, sebagaimana diriwayatkan bahwa beliau membaca surat al-A’la dan al-Ghasyiyah ketika shalat Jumat, padahal al-Ghasyiyah agak lebih panjang.

Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `Ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.

Salah satu lajnah ilmiah terkemuka di era sekarang ini, terdiri dari elit ulama senior di Arab Saudi, memiliki kredibilitas tinggi di bidang ilmiah dan keislaman.

Rujukan : Fatwa Nomor 6592

Lainnya

Kirim Pertanyaan