Membaca Shalawat Kepada Rasulullah Dengan Berbagai Redaksi Setelah Adzan

1 menit baca
Membaca Shalawat Kepada Rasulullah Dengan Berbagai Redaksi Setelah Adzan
Membaca Shalawat Kepada Rasulullah Dengan Berbagai Redaksi Setelah Adzan

Pertanyaan

Apa pandangan agama tentang membaca shalawat kepada Rasulullah shallallahu ‘alaih wa sallam dengan berbagai redaksi setelah adzan dengan diucapkan dengan suara yang nyaring? Kami mohon diberi pencerahan terkait masalah ini.

Jawaban

Yang disyariatkan ketika adzan, orang yang mendengarnya mengikuti apa yang diucapkan muadzin kecuali ketika mengucapkan “hayya `ala-sh-shalaah” dan “hayya `ala-l-falaah” yang mendengarnya mengucapkan “laa hawla wa laa quwwata illaa bi-llahi al- `aliyyi al-`adziim” (tiada daya dan kekuatan melainkan dengan pertolongan Allah) Jika muadzin selesai mengumandangkan azan orang yang mendengarnya membaca salawat kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan mengucapkan doa yang maknanya,

اللهم رب هذه الدعوة التامة والصلاة القائمة آت محمدًا الوسيلة والفضيلة وابعثه مقامًا محمودًا الذي وعدته

“Ya Allah, Tuhan pemilik seruan yang sempurna ini dan shalat yang telah ditegakkan, berikanlah kepada Nabi Muhammad wasilah dan fadhilah, dan bangkitkanlah beliau pada tempat yang terpuji seperti yang telah Engkau janjikan.”

Hal ini diucapkan sendiri-sendiri tidak dengan berjamaah. Seorang muadzin ketika berdoa tidak boleh mengeraskan suaranya setelah adzan, supaya tidak ada orang yang mengira bahwa apa yang diucapkannya itu bagian dari adzan.

Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam

Salah satu lajnah ilmiah terkemuka di era sekarang ini, terdiri dari elit ulama senior di Arab Saudi, memiliki kredibilitas tinggi di bidang ilmiah dan keislaman.

Rujukan : Fatwa Nomor 16802 | Link

Lainnya

  • Jika yang terjadi pada Anda seperti yang sudah disebutkan itu, maka shalat Anda dianggap sah dan Anda tidak wajib...
  • Menutup aurat hukumnya wajib menurut kesepakatan kaum Muslimin. Seluruh tubuh wanita adalah aurat. Kemaluan dan pantat lelaki adalah aurat...
  • Menurut sunah, shalat witir adalah akhir shalat malam berdasarkan sabda Nabi Muhammad shallallahu `alaihi wa sallam, اجعلوا آخر صلاتكم...
  • Bentuk bacaan tasyahud yang diucapkan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam dan diperintahkannya kepada para sahabatnya adalah bacaan yang diriwayatkan...
  • Meletakkan pembatas ketika shalat merupakan sunnah baik itu dalam keadaan perjalanan atau tidak, shalat fardhu atau sunnah, di masjid...
  • Kalian harus melaporkan hal itu kepada pihak pengurus mesjid yang ada di tempat kalian, untuk mengganti muadzin tersebut, sebab...

Kirim Pertanyaan