Perkataan Sebagian Orang “Duh Ibuku” Saat Hendak Berdiri Atau Duduk

1 menit baca
Perkataan Sebagian Orang “Duh Ibuku” Saat Hendak Berdiri Atau Duduk
Perkataan Sebagian Orang “Duh Ibuku” Saat Hendak Berdiri Atau Duduk

Pertanyaan

Sebagian orang mengatakan, “Kami berdiri dan Allah berdiri bersama kami”. Terkadang mereka mengatakan, “Duh ibuku”. Bagaimanakah hukumnya?

Jawaban

Pertama, perkataan sebagian orang, “Kami berdiri dan Allah berdiri bersama kami,” artinya: bahwa Allah Ta`ala membantu, menguatkan dan menolong mereka dengan taufik-Nya. Makna perkataan ini benar, namun alangkah baiknya meninggalkan ungkapan tersebut demi menghindari kerancuan dan kekaburan, dan cukup menggunakan ungkapan yang lebih selamat, misalnya ucapan, “Kami berdiri dan Allah membantu kami.”

Kedua, perkataan sebagian orang, “Duh ibuku” baik ketika hendak berdiri atau duduk itu tidak boleh; karena itu merupakan seruan kepada orang yang gaib atau telah meninggal agar membantu mengerjakan suatu perkara. Hal semacam ini merupakan keyakinan syirik, karena itu hal yang wajib dilakukan adalah meninggalkan ungkapan ini demi menjaga ketauhidan dan menjauhi kesyirikan dan segala sarananya.

Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.

Salah satu lajnah ilmiah terkemuka di era sekarang ini, terdiri dari elit ulama senior di Arab Saudi, memiliki kredibilitas tinggi di bidang ilmiah dan keislaman.

Rujukan : Fatwa Nomor 21675

Lainnya

  • Tawaf mengelilingi Ka`bah banyak macamnya. Di antaranya, thawaf ifadhah saat haji, yang disebut juga thawaf ziarah. Tawaf ifadhah dilakukan...
  • Tidak apa-apa menggunakan nama Husamullah. Akan tetapi yang lebih utama adalah memberi nama yang menunjukkan penghambaan kepada Allah, seperti...
  • Jika hutang tersebut terkait muamalah mubah yang terlepas dari hal-hal yang dilarang syariat, maka tidak apa-apa terlibat dalam penagihannya...
  • Kewajiban atas orang yang shalat tatkala ragu dalam shalatnya itu untuk mendasarkan kepada hal yang yakin, yaitu jumlah rakaat...
  • Kewajiban-kewajiban agama tidak gugur dari seorang muslim selama akalnya masih berfungsi, sesuai firman Allah Ta`ala, فَاتَّقُوا اللَّهَ مَا اسْتَطَعْتُمْ...
  • Hadis yang disebutkan dalam pertanyaan terdapat dalam kitab Shahih Bukhari dan Shahih Muslim, diriwayatkan dari al-A`masy, dari Abu Wa’il...

Kirim Pertanyaan