Pensyaratan Tambahan Dalam Pinjaman

1 menit baca
Pensyaratan Tambahan Dalam Pinjaman
Pensyaratan Tambahan Dalam Pinjaman

Pertanyaan

Apa hukum kontrak (akad) berikut ini: “Saya menyatakan berhutang kepada Bank Kredit Simpan Pinjam Sosial senilai…. dan berjanji akan membayarnya secara kredit bulanan sebesar …. dimulai dari…. Perlu diketahui, saya berkomitmen membayar denda sebesar 10 dinar Kuwait

jika saya terlambat membayar kredit dan mendapat surat teguran, membayar denda 20 dinar Kuwait jika mendapat surat teguran kembali, dan membayar seluruh nilai pinjaman dan denda jika saya terlambat melunasi kredit selama tiga bulan berturut-turut atau melanggar syarat peminjaman sebagaimana dalam peraturan bank.”

Pertanyaannya: Apa hukum kontrak tersebut? Apa hukum orang yang meneken kontrak seperti ini karena tidak tahu? Dan apa yang harus dilakukan untuk membebaskan dirinya dari dosa? Semoga Allah senantiasa melindungi Anda.

Jawaban

Pensyaratan adanya tambahan dalam pinjaman merupakan bentuk riba yang sangat jelas, berdasarkan sabda Nabi Shallallahu `Alaihi wa Sallam,

كل قرض جر نفعًا فهو ربا

“Setiap pinjaman yang menarik kemanfaatan (keuntungan) itu riba.”

Para ulama juga telah berijmak akan hal itu. Keterlambatan peminjam dalam melunasi hutang tidak boleh dijadikan alasan pengenaan tambahan pembayaran.

Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.

Salah satu lajnah ilmiah terkemuka di era sekarang ini, terdiri dari elit ulama senior di Arab Saudi, memiliki kredibilitas tinggi di bidang ilmiah dan keislaman.

Rujukan : Fatwa Nomor 21762

Lainnya

  • Ayat suci terkait masalah ini secara umum melarang pedagang dan pembeli melakukan aktivitas jual beli, يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا...
  • Buah tin tidak dikenai kewajiban zakat karena buah tin termasuk jenis buah-buahan seperti delima, pir dan sejenisnya, dan bukan...
  • Perabotan rumah yang biasa (tidak berlebihan) hukumnya tidak haram. Bahkan, yang terbaik adalah bersikap biasa (tidak berlebihan) dalam semua...
  • Perempuan boleh memakai kaus tangan, kecuali pada saat ihram. Jika ingin berwudu, maka dia harus melepaskannya dan mencuci tangannya....
  • Jika dia dalam kondisi emosi yang tinggi sehingga tidak menyadari ucapannya atau tidak bisa lagi menahan dirinya sehingga seperti...
  • Pertama, Anda wajib bertobat kepada Allah Jalla wa `Ala atas perbuatan maksiat yang Anda lakukan dan memperbanyak amal saleh....

Kirim Pertanyaan