Kemitraan Antara Seorang Ayah Dengan Beberapa Anaknya Dalam Bisnis

1 menit baca
Kemitraan Antara Seorang Ayah Dengan Beberapa Anaknya Dalam Bisnis
Kemitraan Antara Seorang Ayah Dengan Beberapa Anaknya Dalam Bisnis

Pertanyaan

Wahai Syekh, ada seorang bapak yang mempunyai tujuh orang putra dan tujuh orang putri. Di antara empat orang anak laki-laki dewasa, yang paling tua tidak taat kepada ayahnya. Sementara tiga anak laki-laki lainnya bersepakat dengan ayahnya untuk mendirikan usaha dimulai tahun 1400 H, dan bersepakat untuk membagi dua keuntungan; setengah untuk ayahnya dan setengah lagi dibagi bertiga oleh anak-anaknya.

Ketiga anak tersebut menjalankan usahanya dengan amat baik, bahkan dua di antaranya memutuskan untuk berhenti kuliah demi berfokus kepada bisnis ini. Mereka telah menjalankan bisnis ini sejak tahun 1400 H sampai sekarang. Setelah beberapa tahun, ayahnya merasa hal seperti ini tidak boleh karena mengambil bagian keuntungan tanpa melibatkan saudara-saudara lainnya.

Apakah perbuatan ini haram mengingat bahwa saudara-saudari mereka masih kecil, dan mereka telah berdedikasi penuh dengan meninggalkan segala aktivitas demi bisnis ini? Ayah mereka meminta hal ini agar ditanyakan kepada Syekh Abdul Aziz. Mohon kami diberi penjelasan yang Allah ridai. Semoga Allah membalas Anda dengan balasan yang terbaik.

Jawaban

Tidak ada dosa bagi ayah maupun ketiga anak yang telah membangun kesepakatan akan pembagian keuntungan dalam bisnis yang mereka jalani, jika realitasnya seperti yang telah Anda jelaskan. Sebab, keuntungan itu diambil dari hasil jerih payah mereka, bukan pemberian cuma-cuma dari ayahnya tanpa melibatkan saudara yang lain.

Wabillahittaufiq, wa Shallallahu ‘ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.

Salah satu lajnah ilmiah terkemuka di era sekarang ini, terdiri dari elit ulama senior di Arab Saudi, memiliki kredibilitas tinggi di bidang ilmiah dan keislaman.

Rujukan : Fatwa Nomor 12633

Lainnya

  • Seseorang yang memiliki dua orang istri atau lebih wajib berlaku adil di antara mereka. Dia tidak boleh memberikan sesuatu...
  • Pengakuan telah melihat Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Salam setelah beliau wafat dalam kondisi sadar merupakan sebuah kebohongan. Begitu juga...
  • Hakekat Islam adalah sebagaimana yang terdapat di dalam hadits Rasulullah Shallallahu `Alaihi wa Sallam ketika beliau menjawab pertanyaan malaikat...
  • Meminta bantuan dan pertolongan kepada jin atau malaikat untuk menolak keburukan, mendatangkan kebaikan, atau untuk melindungi diri dari kejahatan...
  • Doa semacam ini menunjukkan kebodohan besar. Orang yang berdoa dengannya berada dalam bahaya besar, karena doa itu mengandung kata-kata...
  • Khusus terkait permintaan penanya agar dibacakan al-Fatihah untuknya di kuburan Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, maka keduanya tidak disyariatkan,...

Kirim Pertanyaan