Menjamak Shalat Karena Sibuk Belajar

1 menit baca
Menjamak Shalat Karena Sibuk Belajar
Menjamak Shalat Karena Sibuk Belajar

Pertanyaan

Kami, para guru, seringkali merasa kesulitan untuk menunaikan shalat zuhur dan asar karena disibukkan dengan para siswa. Kami tidak bisa menghentikan pelajaran karena masing-masing sudah terikat dengan jadwal tertentu yang tidak mungkin dilanggar. Apa hukum mengakhirkan kedua shalat tersebut sampai menjelang magrib?

Jawaban

Tidak boleh mengakhirkan shalat dari waktunya dan tidak boleh menjamak kecuali ada alasan syar’i seperti sakit atau bepergian. Penundaan shalat karena mengajar tidak termasuk alasan syar’i. Oleh karena itu, diwajibkan bagi seorang muslim untuk membatasi jam mengajar agar tidak bertentangan dengan waktu-waktu shalat.

Wabillahittaufiq, wa Shallallahu ‘ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.

Salah satu lajnah ilmiah terkemuka di era sekarang ini, terdiri dari elit ulama senior di Arab Saudi, memiliki kredibilitas tinggi di bidang ilmiah dan keislaman.

Rujukan : Fatwa Nomor 18600

Lainnya

  • Orang pingsan karena pembiusan, misalnya karena hendak dioperasi, hukumnya seperti orang yang pingsan karena penyakit di badannya. Kewajiban meng-qadha...
  • Jumhur (mayoritas) ulama berpendapat bahwa yang lebih utama adalah meletakkan kedua lutut sebelum kedua tangan ketika sujud, dan mengangkat...
  • Anda tidak berdosa karena mencium wajah jenazah suami Anda setelah dimandikan dan dikafani. Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `ala Nabiyyina Muhammad...
  • Shalat witir hukumnya “sunnah muakkadah” — sunah yang ditegaskan –, sebagaimana sabda dijelaskan dalam sabda Nabi Muhammad shallallahu `alaihi...
  • Jawaban 1: Jika imam lupa melakukan takbir setelah takbiratulihram sampai dia membaca al-Fatihah , maka yang paling afdal baginya...
  • Rasulullah Shallallahu `Alaihi wa Sallam biasa berlindung kepada Allah dari empat hal setelah taysahud (akhir), dan memerintahkan para sahabat...

Kirim Pertanyaan