Teman (Pendamping) Dalam Ibadah Haji

1 menit baca
Teman (Pendamping) Dalam Ibadah Haji
Teman (Pendamping) Dalam Ibadah Haji

Pertanyaan

Saya berusia tiga puluh tiga tahun. Saya ingin menemani ayah saya yang sudah tua pergi ke tanah suci karena beliau tidak dapat membaca atau menulis, sebagaimana saya pun tidak tahu banyak hal tentang haji. Apa nasihat Anda untuk saya?

Jawaban

Kami sarankan Anda agar mencari pendamping yang baik untuk membantu Anda dalam kebaikan dan memperingatkan Anda dari keburukan. Hendaklah Anda bertakwa kepada Allah dalam haji dan semua urusan Anda. Jauhilah perbuatan dusta, rafats (hubungan intim; perkataan atau perbuatan yang mengarah kepada persetubuhan), berbuat fasik, dan akhlak yang buruk. Pelajarilah masalah-masalah ibadah haji dengan membaca buku-buku para ulama yang terpercaya.

Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.

Salah satu lajnah ilmiah terkemuka di era sekarang ini, terdiri dari elit ulama senior di Arab Saudi, memiliki kredibilitas tinggi di bidang ilmiah dan keislaman.

Rujukan : Fatwa Nomor 20353

Lainnya

  • Setelah mempelajari permintaan fatwa tersebut, Komite menjawab bahwa miqat jamaah haji yang datang dari Indonesia adalah miqat pertama yang...
  • Wanita yang berihram umrah lalu mengalami haid dan bertahalul dari ihramnya sebelum menjalankan thawaf dan sai wajib menyempurnakan umrahnya...
  • Mendaki gua yang disebutkan tadi bukanlah bagian dari manasik haji dan bukan juga bagian dari sunah Islam bahkan merupakan...
  • Apabila kenyataannya seperti yang Anda sebutkan, maka hal itu dibolehkan, karena tidak ada teks agama yang menentukan batasan waktu...
  • Kalian harus berihram dari rumah kalian masing-masing jika bermaksud haji atau umrah, berdasarkan sabda Nabi Shallallahu `Alaihi wa Sallam,...
  • Rasulullah Shallallahu `Alaihi wa Sallam telah menetapkan miqat-miqat haji dan umrah, sebagaimana dalam hadits riwayat Bukhari dan Muslim dari...

Kirim Pertanyaan