Dari Mana Nabi Shallallahu `Alaihi wa Sallam Berihram?

2 menit baca
Dari Mana Nabi Shallallahu `Alaihi wa Sallam Berihram?
Dari Mana Nabi Shallallahu `Alaihi wa Sallam Berihram?

Pertanyaan

Apakah Rasulullah Shallallahu `Alaihi wa Sallam berihram dan mandi dari Madinah Munawwarah?

Jawaban

Nabi Shallahu `Alaihi wa Sallam berihram dari Dzulhulaifah, yakni berihram untuk ibadah haji/umrah dan bertalbiyah dari sana, bukan dari Madinah. Hal ini karena Nabi Shallallahu `Alaihi wa Sallam telah menentukan miqat-miqat untuk ibadah haji dan umrah, dan beliau menjadikan Dzulhulaifah sebagai miqat untuk penduduk Madinah.

Nabi Shallallahu `Alaihi wa Sallam tidak pernah memerintahkan sesuatu dan beliau menyalahinya. Diriwayat dari Ibnu Abbas radhiyallahu `anhu, dia berkata,

وقت رسول الله صلى الله عليه وسلم لأهل المدينة ذا الحليفة، ولأهل الشام الجحفة، ولأهل نجد قرن المنازل، ولأهل اليمن يلملم، هن لهن ولمن أتى عليهن من غير أهلهن ممن أراد الحج والعمرة، ومن كان دون ذلك فمن حيث أنشأ، حتى أهل مكة من مكة

” Rasulullah Shallallahu `Alaihi wa Sallam menetapkan Dzulhulaifah sebagai miqat bagi penduduk Madinah, Juhfah sebagai miqat bagi penduduk Syam, Qarnulmanazil sebagai miqat bagi penduduk Najd, dan Yalamlam sebagai miqat bagi penduduk Yaman. Masing-masing miqat tersebut adalah untuk penduduknya dan untuk orang yang bukan penduduknya yang melewatinya karena ingin menunaikan haji dan umrah. Barangsiapa tinggal di tempat yang lebih dekat ke Tanah Haram dari miqat-miqat tersebut, maka dia melakukan ihram dari tempat tinggalnya. Hingga penduduk Makkah pun melakukan ihram dari Makkah “ (HR. Bukhari dan Muslim)

Dan diriwayatkan dari Salim bin Abdullah bin Umar radhiyallahu `anhum, bahwa dia mendengar ayahnya berkata,

ما أهلَّ رسول الله صلى الله عليه وسلم إلا من عند المسجد، يعني: مسجد ذي الحليفة

” Rasulullah Shallallahu `Alaihi wa Sallam tidak pernah melakukan ihram kecuali dari masjid Dzulhulaifah.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dan beliau mandi di Dzulhulaifah juga, sebagaimana diriwayatkan dari Kharijah bin Zaid bin Tsabit dari ayahnya,

أنه رأى النبي صلى الله عليه وسلم تجرد لإهلاله واغتسل

“Bahwasanya dia melihat Nabi Shallallahu `Alaihi wa Sallam melepaskan pakaiannya dan mandi untuk berihram.” (HR. Tirmidzi dan dia menghukuminya sebagai hadits hasan)

Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.

Salah satu lajnah ilmiah terkemuka di era sekarang ini, terdiri dari elit ulama senior di Arab Saudi, memiliki kredibilitas tinggi di bidang ilmiah dan keislaman.

Rujukan : Fatwa Nomor 2024

Lainnya

Kirim Pertanyaan