Apakah Seseorang Boleh Membeli Kembali Barang Yang Telah Dihadiahkan Kepada Saudaranya, Jika Dia Hendak Menjual Hadiah itu?

1 menit baca
Apakah Seseorang Boleh Membeli Kembali Barang Yang Telah Dihadiahkan Kepada Saudaranya, Jika Dia Hendak Menjual Hadiah itu?
Apakah Seseorang Boleh Membeli Kembali Barang Yang Telah Dihadiahkan Kepada Saudaranya, Jika Dia Hendak Menjual Hadiah itu?

Pertanyaan

Seorang pria memberi hadiah sebuah mobil kepada saudaranya. Lalu, saudaranya (yang menerima hadiah itu) ingin menjual mobil pemberian tersebut. Apakah pemberi hadiah boleh membeli kembali mobil itu darinya, atau tidak?

Jawaban

Seorang pemberi hadiah tidak boleh membeli apa yang telah dia hadiahkan kepada saudaranya. Ini berdasarkan hadits yang diriwayatkan dari Umar radhiyallahu ‘anhu yang berkata,

حملت على فرس في سبيل الله، فأضاعه صاحبه، فظننت أنه بائعه برخص، فسألت رسول الله صلى الله عليه وسلم عن ذلك، فقال: لا تبتعه وإن أعطاكه بدرهم، فإن العائد في صدقته كالكلب يعود في قيئه

“Aku memberikan seekor kuda untuk digunakan di jalan Allah (sebagai kendaraan jihad). Kemudian, orang yang aku beri kuda tersebut malah tidak merawatnya. Aku pun berpikir bahwa dia mau menjualnya dengan harga murah. Lantas aku meminta pendapat Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam mengenai kemungkinan membeli kembali kuda tersebut. Beliau bersabda, ‘Jangan kamu beli lagi kuda itu meskipun dia menjual kepadamu dengan harga satu dirham! Sebab, orang yang meminta kembali sedekahnya sama seperti anjing yang menjilat kembali muntahannya.”

Wabillahittaufiq, wa Shallallahu ‘ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.

Salah satu lajnah ilmiah terkemuka di era sekarang ini, terdiri dari elit ulama senior di Arab Saudi, memiliki kredibilitas tinggi di bidang ilmiah dan keislaman.

Rujukan : Fatwa Nomor 10635

Lainnya

  • Secara bahasa bid’ah diambil dari kata (bida’) yang berarti menciptakan sesuatu tanpa contoh sebelumnya. Allah Ta’ala berfirman, بَدِيعُ السَّمَاوَاتِ...
  • Dengan kondisi yang telah disebutkan puasanya tetap sah, namun tidurnya sepanjang hari itu merupakan sebuah kelalaian. Apalagi Ramadhan adalah...
  • Syariat Islam adalah yang menghakimi seluruh syariat dan filsafat. Seluruh kebaikan sudah tercakup dalam ajarannya. Siapa yang mencari petunjuk...
  • Allah Ta’ala berfirman, وَلِلَّهِ الأَسْمَاءُ الْحُسْنَى فَادْعُوهُ بِهَا ” Hanya milik Allah asma-ul husna , maka bermohonlah kepada-Nya dengan...
  • Sekte Syi`ah yang berkeyakinan demikian adalah telah kafir, karena hakekatnya ia telah menghina Allah Ta’ala, Jibril dan Muhammad ‘alaihima...
  • Berkurban domba pada hari Rabu minggu terakhir di bulan Shafar dan doa yang diucapkan ayah Anda ketika menyembelih tidak...

Kirim Pertanyaan