Membagi Diyat Kepada Anggota Keluarga

1 menit baca
Membagi Diyat Kepada Anggota Keluarga
Membagi Diyat Kepada Anggota Keluarga

Pertanyaan

Ada kebiasaan di antara kami, yaitu ketika terjadi pertengkaran antara satu dan yang lain dan mengakibatkan pertumpahan darah atau ada yang meninggal lalu dijatuhi diat, maka keluarga pelaku membayar diat tersebut kepada korban. Keluarga korban yang menerima diat akan mengambil lalu membagikannya kepada anggota keluarga secara merata jika ada maslahat bagi keluarga tersebut. Kebiasaan ini merupakan bentuk kerja sama dan kesepakatan di antara keluarga kami.

Jawaban

Jika terjadi pembunuhan, maka diat diberikan kepada korban atau ahli warisnya sesuai dengan bagian mereka dalam ilmu waris. Jika mau, mereka boleh mengambilnya. Jika tidak, mereka boleh memaafkannya. Selain ahli waris tidak mendapatkan apapun. Adapun kebiasaan yang bertentangan dengan syariat wajib ditinggalkan karena merupakan hukum jahiliyah.

Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `Ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.

Salah satu lajnah ilmiah terkemuka di era sekarang ini, terdiri dari elit ulama senior di Arab Saudi, memiliki kredibilitas tinggi di bidang ilmiah dan keislaman.

Rujukan : Fatwa Nomor 18997

Lainnya

  • Tidak apa-apa bekerja dengan anjing polisi, dengan syarat, sebisa mungkin berhati-hati dari najisnya, serta mencuci air liur, air seni,...
  • Pada prinsipnya saling memuji itu dimakruhkan. Namun, apabila maslahatnya lebih dominan dan aman dari faktor merusak, maka memuji diperbolehkan....
  • Apabila seorang manusia ingin bertaubat secara tulus dari dosa yang dilakukannya, walaupun dosa menyekutukan Allah, berzina, membunuh, atau memakan...
  • Bergoyang ketika membaca Al-Quran merupakan kebiasaan yang harus ditinggalkan karena bertentangan dengan adab terhadap kitab Allah `Azza wa Jalla....
  • Apabila kuat dugaan bahwa orang yang meminta zakat itu masuk kriteria yang disebutkan Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam firman-Nya,...
  • Apabila yang terjadi sebagaimana disebutkan, maka tidak diwajibkan salat atau puasa bagi ayah Anda karena beliau telah hilang akal....

Kirim Pertanyaan