Memberikan Zakat Untuk Orang Kafir

12 April 2022 1 Min Baca

Pertanyaan:

Bolehkah memberikan zakat harta atau daging kurban kepada tetangga non-muslim atau musyrik yang tidak memiliki hubungan kekerabatan dengan kita?

Jawaban Ulama:

Dalam surah at-Taubah, Allah menjelaskan golongan yang berhak menerima zakat.

إِنَّمَا ٱلصَّدَقَٰتُ لِلْفُقَرَآءِ وَٱلْمَسَٰكِينِ وَٱلْعَٰمِلِينَ عَلَيْهَا وَٱلْمُؤَلَّفَةِ قُلُوبُهُمْ وَفِى ٱلرِّقَابِ وَٱلْغَٰرِمِينَ وَفِى سَبِيلِ ٱللَّهِ وَٱبْنِ ٱلسَّبِيلِ

“Sesungguhnya zakat-zakat itu, hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, pengurus-pengurus zakat, para muallaf yang dibujuk hatinya, untuk (memerdekakan) budak, orang-orang yang berhutang, untuk jalan Allah dan orang-orang yang sedang dalam perjalanan” (QS. At Taubah : 60)

Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, ketika mengutus Mu`adz ke Yaman,

“Berilah kabar kepada mereka bahwa Allah mewajibkan zakat kepada mereka–kaum muslimin–yang diambil dari orang-orang kaya, kemudian dikembalikan kepada orang-orang fakir.” (Muttafaq ‘Alaih).

Oleh karena itu, tidak diperkenankan menyalurkan zakat kepada non-muslim, kecuali mualaf (non-muslim yang baru masuk Islam). Adapun memberikan daging kurban kepada tetangga atau kerabat non-muslim diperkenankan sebab masih tergolong sedekah.

Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.

Sumber & Rujukan

Kitab Rujukan / Sumber Asli
Fatwa Nomor 3635