Jawaban Ulama:
Pertama, Anda telah melakukan perbuatan munkar dan bermaksiat kepada Allah. Sebab, aborsi tidak boleh dilakukan walaupun suami Anda telah berbuat buruk. Anda wajib bertaubat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, menyesal, dan menanamkan niat yang kuat untuk tidak mengulangi perbuatan itu.
Kedua, Anda juga harus bertaubat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dari perbuatan buruk ini, karena Anda telah menjadikan pertengkaran Anda sebagai alasan aborsi yang diharamkan. Aborsi adalah dosa besar.
Anda harus membayar diyat dan kafarat (karena telah melakukan pembunuhan), yaitu dengan memerdekakan budak. Jika tidak dapat memerdekakan budak, maka Anda harus berpuasa selama dua bulan berturut-turut.
Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.