Sabar Terhadap Musibah Dan Mengharap Pahala Dari Allah Ta’ala

2 menit baca
Sabar Terhadap Musibah Dan Mengharap Pahala Dari Allah Ta’ala
Sabar Terhadap Musibah Dan Mengharap Pahala Dari Allah Ta’ala

Pertanyaan

Seseorang diuji (oleh Allah Ta’ala) dalam perkara agama dan dunianya dengan ujian berat sedangkan ia sangat takut kepada ujian (fitnah) sehingga ia benar-benar ingin mati sejak lama, seperti orang yang tersesat di padang pasir mengharapkan air, sampai-sampai ia meminum berbagai macam obat dan seandainya ia tidak mengonsumsi sebagian obat tersebut dalam beberapa hari saja, maka hal itu akan membuatnya celaka.

Ada sebagian obat yang, jika tidak ia konsumsi beberapa bulan saja, juga akan membuatnya celaka. Ia bisa saja bunuh diri dengan beberapa cara, tetapi ia takut azab neraka. Apakah ia boleh tidak mengonsumsi obat-obatan tersebut dan tidak ada yang bisa diperbuatnya kecuali tidak mengonsumsi?

Jawaban

Kami mewasiatkan Anda supaya bersabar terhadap musibah ini dan mengharap pahala dari Allah Ta’ala. Ada banyak hadis sahih dari Nabi Shallallahu `Alaihi wa Sallam, yang memberikan kabar gembira kepada orang beriman yang ditimpa ujian apabila ia bersabar dan mengharap pahala. Ada hadis Nabi Shallallahu `Alaihi wa Sallam, bahwasanya ia bersabda,

ومن يتصبر يصبره الله، وما أعطي أحد عطاء خيرًا وأوسع من الصبر

“Barangsiapa berusaha untuk bersabar, maka Allah akan membuatnya bersabar. Tidak ada pemberian yang lebih baik dan lebih luas bagi seseorang daripada kesabaran.” Hadits ini diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim.

Nabi Shallallahu `Alaihi wa Sallam bersabda,

عجبًا لأمر المؤمن، إن أمره كله له خير، وليس ذلك لأحد إلا للمؤمن، إن أصابته سراء شكر فكان خيرًا له، وإن أصابته ضراء صبر فكان خيرًا له

“Sungguh menakjubkan kondisi orang Mukmin. Semua kondisinya adalah baik baginya. Hal itu hanya berlaku bagi seorang Mukmin. Jika dia mendapatkan kebaikan, maka dia bersyukur sehingga hal itu adalah baik baginya. Jika dia tertimpa kesulitan, maka dia bersabar sehingga hal itu adalah baik baginya.” Hadits ini diriwayatkan oleh Muslim.

Nabi shallallahu `alaihi wa sallam juga bersabda,

ما يصيب المؤمن من نصب ولا وصب ولا هم ولا حزن ولا أذى ولا غم حتى الشوكة يشاكها إلا كفر الله بها من خطاياه

“Tidak ada rasa letih, sakit, kegelisahan, kesedihan, gangguan, dan kesulitan yang dirasakan seorang Mukmin, hingga duri yang melukainya, kecuali Allah mengampuni dosa-dosanya karena hal-hal tersebut.” Hadits ini diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim.

Nabi shallallahu `alaihi wa sallam juga bersabda,

ما يزال البلاء بالمؤمن والمؤمنة في نفسه وولده وماله حتى يلقى الله تعالى وما عليه خطيئة

“Musibah demi musibah masih tetap menimpa orang Mukmin lelaki dan orang Mukmin wanita sampai ketika ia menjumpai Allah dalam keadaan bersih dari dosa.”

Hadits ini diriwayatkan oleh Tirmidzi dan dia mengatakan: Hadis hasan dan sahih.

Kami juga mewasiatkan Anda agar banyak berdoa dan berharap kepada Allah Ta’ala dengan tidak lupa menempuh usaha penyembuhan (berobat) dengan obat-obatan dan selainnya. Kami memohon kepada Allah supaya memberi Anda kebaikan atas ujian ini dan mengaruniahi Anda kesehatan dan kesembuhan karena Dia maha dekat dan maha mengabulkan doa.

Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `Ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.

Salah satu lajnah ilmiah terkemuka di era sekarang ini, terdiri dari elit ulama senior di Arab Saudi, memiliki kredibilitas tinggi di bidang ilmiah dan keislaman.

Rujukan : Fatwa Nomor 18981

Lainnya

Kirim Pertanyaan