Jawaban Ulama:
Penetapan syarat yang Anda lakukan ketika akad jual beli dengan adanya akad kedua berupa ijarah membatalkan akad jual beli dari awal. Akad tersebut tidak sah berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Abu Dawud dan Tirmidzi, dan menyatakan ini sebagai hadits hasan, dari Abdullah bin Umar radhiyallahu `anhuma, dari Nabi Shallallahu `Alaihi wa Sallam. Beliau bersabda,
“Tidak boleh melakukan pinjaman dan jual beli dalam satu transaksi, tidak juga dua syarat dalam satu transaksi jual beli. Tidak boleh juga menjual barang yang tidak kamu miliki.”
Anda harus menghindari hal ini dalam transaksi-transaksi yang akan datang. Adapun transaksi-transaksi yang terdahulu, semoga Allah mengampuni Anda karena ketidaktahuan Anda. Hal ini berdasarkan firman Allah,
“Orang-orang yang telah sampai kepadanya larangan dari Tuhannya, lalu terus berhenti (dari mengambil riba), maka baginya apa yang telah diambilnya dahulu (sebelum datang larangan); dan urusannya (terserah) kepada Allah.” (QS. Al-Baqarah : 275)
Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `Ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.