Jawaban Ulama:
Barangsiapa membeli makanan dengan akad salam atau akad jenis lainnya, maka dia tidak boleh menjualnya hingga dia menerimanya sesuai takaran atau timbangannya dan membawanya ke tempatnya (harta miliknya) karena
“Rasulullah Shalallahu `Alaihi wa Sallam melarang menjual kembali bahan makanan sebelum terjadi serah terima.”
Penyerahan makanan kepada silo dianggap jual beli yang dilakukan dengan pihak pemerintah sehingga jual beli itu tidak boleh dilakukan sebelum suatu makanan diterima dan dimiliki. Wallahu A`lam.
Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.