Mengucapkan “Semoga Allah Memberi Rahmat Dan Ampunan” Kepada Penguasa Zalim Dan Mengucapkan Salam Kepada Orang Yang Meninggalkan Shalat

1 menit baca
Mengucapkan “Semoga Allah Memberi Rahmat Dan Ampunan” Kepada Penguasa Zalim Dan Mengucapkan Salam Kepada Orang Yang Meninggalkan Shalat
Mengucapkan “Semoga Allah Memberi Rahmat Dan Ampunan” Kepada Penguasa Zalim Dan Mengucapkan Salam Kepada Orang Yang Meninggalkan Shalat

Pertanyaan

Apakah boleh mengucapkan “semoga Allah memberi rahmat dan ampunan” kepada penguasa zalim, dan mengucapkan salam kepada orang yang meninggalkan shalat?

Jawaban

Dibolehkan mengucapkan “semoga Allah memberi rahmat dan ampunan” kepada penguasa zalim selama mereka tidak keluar dari agama Islam. Orang yang tidak melakukan salat dengan mengingkari kewajibannya adalah kafir berdasarkan ijmak ulama.

Demikian pula orang yang meninggalkannya karena malas, dia dihukumi kafir berdasarkan pendapat yang lebih kuat dari dua pendapat ulama. Oleh karena itu, tidak dibolehkan mengucapkan salam kepadanya dan menjawab salamnya jika dia mengucapkan salam, karena dia dianggap telah murtad.

Wabillahittaufiq, wa Shallallahu ‘ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.

Salah satu lajnah ilmiah terkemuka di era sekarang ini, terdiri dari elit ulama senior di Arab Saudi, memiliki kredibilitas tinggi di bidang ilmiah dan keislaman.

Rujukan : Fatwa Nomor 4708

Lainnya

Kirim Pertanyaan