Memberi Nama `Āsyiqullāh, Muhammadullāh dan Muhibbullāh

3 Juni 2022 1 Min Baca

Pertanyaan:

Sesungguhnya banyak orang diberi nama: `Āsyiqullāh (yang kasmaran kepada Allah), Muhammadullāh dan Muhibbullāh (yang mencintai Allah). Apakah boleh menamai dengan nama-nama ini atau tidak?

Jawaban Ulama:

Dalam pemberian nama `Āsyiqullāh menyiratkan sikap tidak beradab (kepada Allah). Namun tidak apa-apa memberi nama Muhammadullāh dan Muhibbullāh, hanya saja lebih baik ditinggalkan dan memberi nama dengan nama yang menunjukkan penghambaan kepada Allah atau nama seperti Muhammad, Shālih, Ahmad dan sebagainya, tanpa digabung dengan nama Allah.

Wabillāhittaufīq, wa Shallallāhu `alā Nabiyyinā Muhammad wa Ālihi wa Shahbihi wa Sallam.

Sumber & Rujukan

Kitab Rujukan / Sumber Asli
Fatwa Nomor 4679