Membentak Kedua Orang Tua Meskipun Tetap Mencintai Mereka

1 menit baca
Membentak Kedua Orang Tua Meskipun Tetap Mencintai Mereka
Membentak Kedua Orang Tua Meskipun Tetap Mencintai Mereka

Pertanyaan

Apa hukum seseorang yang membentak kedua orang tuanya padahal ia betul-betul mencintai mereka satu tingkat di bawah kecintaannya kepada Allah dan Rasul-Nya? Ia menunjukkan kemarahan kepada mereka, tetapi ia tidak pernah sedikit pun ingin menyakiti mereka. Apakah ini merupakan sikap durhaka terhadap orang tua?

Jawaban

Membentak kedua orang tua adalah perbuatan dosa dan durhaka meskipun hati dipenuhi rasa cinta dan tidak ingin menyakiti mereka sekecil apa pun. Allah Ta’ala berfirman,

وَقَضَى رَبُّكَ أَلا تَعْبُدُوا إِلا إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا

“Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya.” (QS. Al-Israa’: 23)

Wabillahittaufiq, wa Shallallahu ‘ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.

Salah satu lajnah ilmiah terkemuka di era sekarang ini, terdiri dari elit ulama senior di Arab Saudi, memiliki kredibilitas tinggi di bidang ilmiah dan keislaman.

Rujukan : Fatwa Nomor 7731

Lainnya

  • Barangsiapa meninggal dan telah dikubur sebelum dishalatkan, maka dia wajib dishalatkan di kuburannya karena shalat jenazah hukumnya fardhu kifayah...
  • Berbohong tentang mimpi hukumnya haram. Ada sebuah riwayat yang berisi ancaman bernada mencela terhadap perbuatan tersebut. Dari Ibnu Umar...
  • Menurut kaedah asal, pakaian tukang jagal adalah suci, kecuali jika memang ada darah bekas menyembelih. Maka pakaian tersebut harus...
  • Jam tersebut tidak boleh dipakai, berdasarkan sabda Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, أحل الذهب لإناث أمتي وحرم على ذكورها...
  • Mereka boleh naik haji menggunakan uang tersebut dan hajinya pun sah, berdasarkan sifat umum dalil-dalil haji. Wabillahittaufiq, wa Shallallahu...
  • Jika kenyataannya sebagaimana yang disebutkan, maka dia wajib menyembelih hewan karena tidak menunaikan thawaf wada’ setelah selesai menjalankan manasik...

Kirim Pertanyaan