Doa Istiftah Sebelum Takbiratul Ihram

13 April 2023 1 Min Baca

Pertanyaan:

Membaca doa istiftah (pembukaan) shalat sebelum takbiratul ihram, dan bentuk kalimatnya, “Wajjahtu wajhiya li-lladzi fathara as-samaawati wa al-ardh…. dst (Saya hadapkan wajahku kepada Allah Yang menciptakan langit dan bumi…), hingga akhir doa.

Kemudian ia mengucapkan, “Nawaytu ushallii – misalnya – shalaat al-maghribi tsalaatsa raka`aatin li-llaahi ta`aala, imaaman, atau munfaridan, atau mu`tamman” (Saya berniat shalat Magrib tiga rakaat karena Allah Ta’ala, sebagai imam, atau sendirian, atau sebagai makmum). setelah itu ia membaca basmalah dengan suara nyaring.

Jawaban Ulama:

Doa istiftah dibaca setelah takbiratul ihram, dan sebelum isti’adzah, basmalah, dan istiftah. Bacaannya sesuai dengan yang diriwayatkan dari Nabi shallallahu `alaihi wa sallam, dan itu terkenal di dalam kitab-kitab hadits sahih.

Niat tidak boleh diucapkan, karena niat dilakukan dalam hati, sedangkan mengucapkannya adalah bid`ah, karena tidak ada riwayat tentang hal itu dari Nabi shallallahu `alaihi wa sallam dan para sahabat radhiyallahu `anhum.

Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam

Sumber & Rujukan

Kitab Rujukan / Sumber Asli
Fatwa Nomor 20619